Pilih instrumen dan indikator, lalu jalankan backtest.
Pertumbuhan modal: strategi vs beli & tahan
StrategiBeli & tahan
Harga & transaksi (▲ masuk beli, ▼ masuk jual, ● keluar)
Perbandingan indikator
Daftar transaksi
Cara membaca & batasan
- Cara kerja simulasi
- Untuk setiap bar, indikator pilihan dihitung hanya dari data sampai bar itu. Bila sinyal gabungan muncul saat bar ditutup, posisi dibuka pada harga pembukaan bar berikutnya. Stop loss & target dicek dengan tertinggi/terendah tiap bar; bila keduanya tersentuh di bar yang sama, dianggap stop loss lebih dulu (asumsi konservatif).
- Total & CAGR
- Perubahan modal selama periode, dan rata-rata pertumbuhan per tahun bila dimajemukkan. Bandingkan dengan beli & tahan: strategi baru bernilai bila mengalahkannya, atau memberi hasil serupa dengan penurunan lebih kecil.
- Penurunan terdalam (max drawdown)
- Kerugian terbesar dari puncak modal ke titik terendah sesudahnya. Inilah rasa sakit terburuk yang harus ditanggung saat menjalankan strategi.
- Sharpe
- Hasil per satuan gejolak (disetahunkan, tanpa suku bunga bebas risiko). Di atas 1 tergolong baik; di bawah 0,5 lemah.
- Win rate & profit factor
- Persentase transaksi untung, dan total untung dibagi total rugi. Win rate rendah bisa tetap menguntungkan bila untungnya jauh lebih besar dari ruginya (profit factor > 1).
- Exposure
- Persentase waktu modal berada di dalam posisi.
- Bias pemilihan
- Mencoba banyak kombinasi lalu memilih yang terbaik pada data yang sama hampir selalu memberi hasil yang terlalu bagus. Uji ulang pilihan Anda pada periode lain (mis. pilih di "5 tahun", periksa di tahun-tahun sebelumnya) sebelum mempercayainya.
- Batasan
- Tidak memperhitungkan slippage besar, swap/bunga menginap, pajak, gap saat pasar tutup selain di harga pembukaan, maupun likuiditas. VIX, yield dan indeks tidak bisa dibeli langsung; hasilnya hanya ilustrasi. Hasil masa lalu tidak menjamin masa depan.